Tahun 2007 dibuka dengan berbagai bencana kecelakaan angkutan umum. Setelah kecelakaan Kapal Motor Senopati Nusantara yang menyebabkan ratusan orang sampai kini hilang, kita kembali berduka dengan kabar jatuhnya pesawat Adam Air. Pada kecelakaan Adam Air diperkirakan 90 an penumpang dan awak tewas.
Belum diketahui betul apa penyebab dua kecelakaan itu, namun dugaan sementara karena cuaca buruk. Memang, manusia adalah mahkluk lemah ketika dihadapkan dengan kemurkaan alam. Tapi jangan jadikan cuaca sebagai alasan untuk tidak melakukan perbaikan.
Harus diakui kualitas angkutan umum kita buruk. Soal keselamatan penumpang bukan prioritas utama bagi penyedia jasa angkutan. Dan sialnya pemerintah terkesan membiarkan dan tidak melakukan upaya perbaikan.
Dalam kasus Kapal Motor Senopati Nusantara umpamanya, para penumpang yang selamat mengaku kesulitan mendapatkan pelampung. Padahal seharusnya jumlah pelampung sama dengan jumlah penumpang. Dan sejak awal, awak kapal memberitahu kepada penumpang, apa yang harus dilakukan pada situasi darurat. Kesaksian penumpang lain menuturkan, ketika berangkat kapal kelebihan penumpang.
Kondisi angkutan udara juga hampir sama. Ketatnya persaingan, membuat maskapai penerbangan berlomba memberikan tarif murah. Akibatnya, perusahaan cenderung mengabaikan berbagai faktor keselamatan yang diperlukan dalam suatu penerbangan guna memangkas biaya operasi. Sedangkan di darat, penumpang angkutan umum di Jakarta mungkin sudah paham betul bagaimana keselamatan tidak ada dalam kamus pengemudi metro mini atau bus kota. Penumpang dipaksa berjejalan di dalam bus. Jika ada bus satu rute mendekat, para pengemudi bisa memacu mobil gila-gilaan berebut penumpang.
Persoalan-persoalan tadi kesannya klise saja karena terlalu sering diutarakan. Tapi bila kembali terjadi kecelakaan kita sering mendengar kesalahan-kesalahan sama yang dibuat penyedia jasa angkutan itu. Seakan mereka tidak pernah belajar sama sekali. Dan kalau sudah begini pemerintah lepas tangan saja seakan mereka sudah melakukan upaya maksimal memastikan setiap penyedia jasa angkutan memperhatikan keselamatan penumpangnya.
Meski begitu kita tidak boleh putus asa mengingatkan pemerintah dan penyedia jasa angkutan umum agar lebih sungguh-sungguh memperhatikan keselamatan penumpangnya. Dalam kecelakaan yang banyak memakan korban seperti tenggelamnya Kapal Senopati Nusantara dan jatuhnya pesawat Adam Air pemerintah harus jujur dalam melakukan penyelidikan. Jika memang ada faktor kesalahan manusia, pemerintah harus tegas memberikan sanksi, supaya kecelakaan yang memakan banyak korban tidak terus berulang. Keselamatan penumpang harus jadi prioritas utama setiap penyedia jasa angkutan umum.
Wednesday, January 3, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment